WELCOME...

ASSALAMU`ALAIKUM WR.WB...
"sebuah tulisan adalah sejarah bagi dunia"
dengan tulisan bisa mengabadikan segalanya..

Senin, Mei 14, 2012

Cinta dan kegalauan didalamnya

Cinta, apa siy yang terfikir ketika kita mendengar kata2 cinta?. Seneng? Sedih? Atau justru malah galau?*gelisah,resah gitu deh*. Ketika kita merasakan “virus merah jambu” menerpa, itu wajar2 aja. Y kan?? Eh,,bdw, saya masih bingung, kenapa siy namanya virus merah jambu? Rasanya hati kita warnanya merah deh, atau ini warna wajah ketika tersipu malu? *memang warnanya merah jambu?* atau justru warna ini dipakai karena warna ini yang menjadi ciri khas dari seorang wanita??*ciieeee..

Saya tidak membantah kata2 yang mengatakan bahwa seseorang bisa jatuh cinta pada pandangan yang pertama. Memang itu yang bisa saja terjadi dan itu wajar. Tapi ketika cinta itu yang kita alami, saya akan bertanya, kenapa anda bisa jatuh cinta pada pandangan pertama pada si dia?*orang yang dikagumi, pasti banyak yang bilang gini,” habis,,cakep siy, atau cantik,, seksi, badannya bagus, dll pokoknya semua yang berbau fisik lah..itu dia yang saya bilang. Cinta seperti itu yang akan dirasakan. Dan jujur saya berpendapat itu bukan cinta, is not a real love. Itu hanya merupakan kekaguman kita terhadap kita. Dan itu benar2 merupakan hal yang wajar, hal lumrah yang kita alami. Karena ketika kita jatuh cinta sama lawan jenis kita, maka kita itu normal..*yeaaa,,you are a normal person

Tapi yang membuat saya resah adalah, apakah cinta seperti ini yang akan kita bawa ke dalam kehidupan kita? *sederhananya pernikahan,.. karena ketika menikah, kita akan hidup dengan orang yang kita pilih. Orang yang sama, yang kita lihat ketika kita tidur, bangun tidur hingga tidur lagi di malam hari. Cinta seperti ini yang akan kita bawa untuk membina rumah tangga kita? Orang yang akan menemani di usia kita yang senja? TIDAK.. jujur saja saya lebih suka pada pepatah “cinta hadir karena kebiasaan, hadir karena kebersamaan”. Analogi nya seperti ini. Kita harus melihat dulu bagaimana sifat dan sikap dia. Bagaimana tutur katanya, bagaimana lingkungan dan keluarganya. Bagaimana pergaulan dia dan bagaimana teman-temannya. Intinya lagi yang dilihat adalah AGAMANYA. Karena ketika 2 orang menikah dengan niat untuk menyempurnakan ½ agamanya, maka Allah akan memberikan yang terbaik bagi keduanya,*insya Allah..


1 komentar:

  1. wah.. bagus banget artikelnya mbakkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk

    BalasHapus